2.466 Keping E-KTP Rusak di Musnahkan



SOLOKMONITOR.COM, - Pemusnahan dan Pembakaran E-KTP rusak dilakukan oleh Walikota Solok, Ketua DPRD Kota Solok, Forkopimda, Ketua LKAAM, KPU, Bawaslu, OPD terkait, dihalaman Balaikota Solok, Jumat (21/12).

"KTP-el yang dimusnahkan itu periode cetak 2011-2013 yang rusak karena pemakaian seperti patah, tulisan atau foto kabur dan plastiknya terkelupas, dan sebagainya," kata Kadis dukcapil Drs. Syaiful Rustam.

Syaiful mengatakan E - KTP yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu, rusak akibat percetakan dan invalid yaitu, yang diganti karena ada perubahan data seperti status dan alamat.

Walikota Solok Zul Elfian mengatakan pemusnahan ini sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri dalam surat edaran Kemendagri yang keluar pada 13 Desember 2018, karena akan digelarnya pemilu serentak 2019.

"Pemusnahan ini juga untuk memastikan tidak adanya praktik curang dan penyalahgunaan,  yang dilakukan oknum tertentu, dengan cara memanfaatkan E-KTP rusak itu saat pemilu nanti," kata Zul Elfian.

Walikota mengatakan pemusnahan ini untuk memberikan kepastian kepada masyarakat sehingga tidak ada lagi informasi negatif perihal penyalahgunaan KTP-el elektronik terutama yang rusak.

"Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menargetkan semua E-KTP yang rusak, telah dimusnahkan dan dibakar akhir Desember ini, sejak 13 Desember 2018 mendagri telah menginstruksikan seluruh jajarannya, hingga tingkat kota dan kabupaten, untuk membakar semua E- KTP rusak," kata Wako.(Red)

0 Response to "2.466 Keping E-KTP Rusak di Musnahkan"

Post a Comment