Petugas BPK Palsu Tipu PNS 7,2 Juta, Uangnya Untuk Main Judi Online


SOLOKMONITOR.COM, - Anggota BPK - RI gadungan Said Wahyudi diciduk polisi, dia berhasil menipu seorang PNS asal Kota Solok berinisial D (49), hingga mengalami kerugian 7,2 juta. Kejadian itu mulanya saat korban yang warga Tanah Garam, bertemu tersangka di RSUD Batu Sangkar pada 11 Januari 2019, kepada korban, tersangka mengaku anggota BPK-RI yang sedang melakukan pemeriksaan.

Tersangka berhasil menyakinkan korban, tersangka kemudian meminjam uang dengan dalih anggota tim BPK sedang kekurangan uang, dan akan diganti ketika kiriman dari Jakarta datang. Korban kemudian mengirim uang ke nomor rekening BNI atas nama WIWI PERMATA SARI yang diberikan tersangka, dengan sejumlah uang sebesar 8 ratus ribu.

Korban yang telah tertipu, tidak merasa curiga, korban bahkan mengajak tersangka ke Kota Solok, lantaran tersangka bercerita kalau anggota BPK RI lainnya sedang melakukan pemeriksaan di wilayah Kabupaten Solok. Ketika sampai di Kota Solok, tersangka berpura-pura dihubungi anggota BPK-RI lainya, tersangka kemudian kembali meminta pinjaman uang kepada korban.

"Korban kemudian mentransfer uang beberapa kali kepada rekening yang diberikan tersangka dengan total uang Rp,7.200.000,"kata Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, Rabu (30/1).

Lambat laun korban akhirnya curiga, sebab tersangka tidak memiliki identitas, karena merasa tertipu, korban melaporkan kejadian itu pada pihak Mapolres Solok Kota. Tersangka akhirnya ditangkap tim Reskrim Polres Solok Kota di kawasan Bank Nagari Syariah Kota Solok, Jumat sore (11/1). Kepada petugas tersangka yang berasal dari Aceh itu mengaku kalau dirinya bukan anggota BPK-RI."Ternyata uang yang dikirim korban ke rekening yang diberikan tersangka, digunakan untuk bermain judi online,"kata Kapolres.(Red)

0 Response to "Petugas BPK Palsu Tipu PNS 7,2 Juta, Uangnya Untuk Main Judi Online"

Post a Comment