Bundo Kanduang Panutan Masyarakat Adat


SOLOKMONITOR.COM, - Tampuk pimpinan dan kepengurusan Bundo Kandung Kota Solok berganti, yang sebelumnya dijabat Milda Murniati, kini beralih ke Sitta Novembra untuk periode 2019-2023. Pergantian itu dikukuhkan langsung oleh Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat Prof Puti Reno Rauda Taib, Sabtu (9/2) di Aula SMKN 1 Kota Solok.

Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Walikota Solok Reinier. Dia mengatakan keberadaan Bundo Kandung bersama kelembagaan adat lainya, berperan penting dalam mempertahankan adat dan budaya Minangkabau. " Dengan adanya sinergitas antara Kerapatan Adat Nagari (KAN), Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan Bundo Kanduang serta unsur lainnya diharapkan mampu mengayomi masyarakat ditengah derasnya arus modernisasi,"kata Reinier.

Dijelaskan Reinier, adat Minangkabau yang bersandikan pada Syara' perlu dipertahankan ditengah besarnya pengaruh budaya asing, sehingga anak kemenakan dapat terjaga dari perilaku yang kurang baik. Pentingnya peran Lembaga Adat sangat disadari oleh Pemko Solok. Tidak salah jika berbagai kegiatan pengembangan dan penguatan kapasitas kelembagaan terus dilakukan.

Reinier mengatakan pergantian pengurus Bundo Kanduang kota Solok tidak akan mengurangi peran dan fungsi Bundo Kanduang yang selama ini telah berjalan dengan baik. Semua pihak tentu tetap menjaga eksistensi adat dan budaya.

Sementara itu Ketua DPD Bundo Kanduang Sumbar, Putri Reno Rauda Taib mengapresiasi peran dan dukungan yang diberikan Pemko Solok terhadap lembaga adat." Pengrus lembaga adat dan Bundo Kanduang harus bisa menjadi panutan yang baik dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat," katanya.

Ketua Bundo Kanduang dua periode kota Solok, Milda Murniati menyebutkan, pelestarian budaya dan penguatan karakter generasi muda menjadi perhatian penting yang selama ini dilakukan Lembaga adat dan Bundo Kanduang kota Solok.

Ketua Bundo Kanduang kota Solok yang baru, Sitta Novembra mengaku siap melanjutkan program yang sudah berjalan baik dibawah kepengurusan sebelumnya. Kendati demikian, pihaknya berharap tetap diberikan masukan agar Bundo Kanduang bisa berjalan lebih baik.(Red)