Tiga Tahun Zul Elfian-Reinier, Ciptakan Nuansa Islami, Berwisata Halal


SOLOKMONITOR.COM, - Tiga Tahun Kota Solok berada dalam asuhan Walikota Solok Zul Elfian dan Wakil Walikota Solok Reinier, sejumlah program pembangunan telah berhasil terwujud. Namun itu belum cukup, Pemerintah Kota Solok masih terus mengajak masyarakat untuk mengembangkan sektor wisata yang bernuansa Islami. Tiga tahun yang lalu, Zul Elfian, Reinier serta seluruh masyarakat mengusung slogan “Solok Kota Beras Serambi Madinah”, yang merupakan slogan pamungkas, yang bukan sekedar slogan, tapi untuk menjadi kekuatan politik yang kokoh, solid dan disegani.

Walikota dan Wakil Walikota, berupaya menciptakan tatanan masyarakat yang efektif, menerapkan dimensi sosial yang menciptakan masyarakat yang berbudaya, beradat. Zul Elfian dan Reinier melalui pemikiranya ingin seluruh masyarakat Kota Solok bersatu, menciptakan hubungan yang baik diseluruh kalangan, hidup rukun, saling membantu,  menasehati dan menghormati, karena itulah muncul program madani di Kota Solok.

Dalam roda pemerintahan Zul Elfian - Reinier menjalankan sistem yang transparan, efektif dan efisien, yang melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Melahirkan kebijakan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kota Solok. Dalam kebijakan, pengambilan keputusan selalu mengikutsertakan semua pihak, berkonsultasi dengan masyarakat, ulama, pemuka adat, tokoh masyarakat, para perantau, dan banyak lagi, sehingga terwujud budaya demokrasi yang mengedapankan musyawarah. Zul Elfian - Reinier juga tidak segan-segan meminta pertimbangan dari kalangan profesional. Semua itu kemudian ditampung, dan diambil keputusan oleh Kepala Daerah sebagai bentuk ketegasan.

Sehingga tidak heran banyak kebijakan, Zul Elfian dan Reinier, bertujuan untuk menciptakan roda pemerintahan yang stabil. Untuk mensejahterakan masyarakat, Pemko telah berupaya banyak, salah satunya pada sektor pariwisata yang setiap tahunnya mengalami peningkatan kunjungan ke Kota Solok. Tentunya tidak terlepas dari Slogan tadi, Pemko berupaya menciptakan nuansa islami dengan berbagai objek wisata yang halal.

Pada sektor Wisata, pemanfaatan dan pengelolaan yang profesional, dapat meningkatkan kegiatan ekonomi kota, kegiatan perdagangan dan jasa, sehingga terwujud kegiatan bisnis yang efisien yang mampu bersaing dengan daerah lain. Sektor wisata berdampak pada sektor perdagangan, pertanian, perkebunan, menciptakan iklim investasi, menekan angka kemiskinan, melahirkan sistem pendidikan, kesehatan yang baik, dan pada sumber daya manusia, generasi muda yang beriman, cerdas, sehat, kreatif, tangguh dan berdaya saing.

Potensi-potensi wisata ini sangat berdampak pada ekonomi masyarakat Kota Solok, seperti Agrowisata Sawah Solok, sebagai Kota yang dikenal sebagai daerah penghasil beras ternama di Kawasan Sumatera Barat, Pemko berupaya melestarikan, keasrian dan keaslian kawasan persawahan yang membentang seluas mata memandang. Kawasan sawah solok, tidak hanya areal pertanian, tapi telah menjelma menjadi destinasi wisata andalan, salah satu daya tariknya adalah Landmark tulisan Sawah Solok ditengah hamparan sawah, dan berbagai fasilitas disekitarnya, seperti pondok – pondok yang menyediakan kuliner halal khas lokal.

Kemudian Pulau Belibis, obejek wisata alam, terdapat telaga besar dan kolam pancing, dengan berbagai fasilitas, serta didukung dengan Taman Pramuka. Kemudian Puncak Payo yang tidak kalah menarik, yang merupakan salah satu unggulan daerah, berada di ketinggian gugusan bukit barisan, berhawa sejuk, dan udara segar khas perbukitan. Solok juga memiliki objek wisata Air Terjun Sarasah Batimpo, wisata alam yang teduh, indah dengan pemandangan aliran sungai jernih, sejuk dan pemandangan yang eksotis khas perbukitan.

Di kawasan Lingkar Utara Kota Solok memiliki Taman Bidadari yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bermain, bersantai dan berolahraga. Ditengah Kota terdapat Ruang Terbuka Hijau, Taman Syech Kukut, merupakan alun-alun pusat keramaian, strategis, dekat dengan Pasar Raya dan Kampus, sering dimanfaatkan untuk bermain, melepas penat setelah beraktifitas di jantung Kota, di Taman ini juga ada area bermain anak, dan kuliner dari makanan tradisional hingga siap saji.

Destinasi baru yang dikelola swasta di Kota Solok ialah Puncak Klasik dan Pohon Jomblo, yang viral di Instagram, kaum Milenial datang ke Puncak ini untuk berfoto. Selain itu juga ada Laing Park, yang menawarkan konsep taman bermain bernuansa alam, dengan berbagai fasilitas Outbond, konsep Rumah Pohon. Kemudian ada Solok Water Park, untuk rekreasi bersama keluarga. Untuk hiburan rakyat yang dilaksanakan setiap tahun tersedia Pacu Kuda, yang dilaksanakan di Pacuan Kuda Ampang Kualo.

Kemudian Masjid Agung Al Muhsinin, masjid terbesar dan termegah di Kota Solok, Masjid ini merupakan kebanggan masyarakat, yang menjelma menjadi tempat ibadah sekaligus wisata religi bagi masyarakat Solok dan wisatawan dari luar daerah.

Pemerintah Kota juga berupaya mempertahankan cagar budaya yang bersejarah, seperti Makam Syech Sihalahan, yang merupakan penyebar agama Islam. Rumah Gadang Gajah Maharam, yang dibangun sekitar tahun 1900. Kemudian Gedung SMP 1 Kota Solok, Stasiun Kereta Api Solok serta Boogreservoir Pincuran Gadang merupakan bangunan – bangunan peninggalan kolonial Belanda dan merupakan bangunan bersejarah.

Kemudian Wisata Kuliner yang terjamin halal khas lokal, seperti Gulai Batang Pisang, Asam Padeh, Randang Daging, Kolak Pisang Bagalintin, Pinyaram Pisang, Lamang Tapai dan lainya. Selain itu juga banyak sekali Event Budaya seperti Pawai Baralek Gadang, Festival Tari dan Musik, Festival Silek Lanyah, dan Pacu Upiah, Festival Ekonomi Kreatif, Pawai 1 Muharam, Festival Serambi Madinah yang bernuansa Islami, berbagai turnamen olahraga, Sumarak Anak Nagari, Pacu Kudo/Basilanja, Solok Fashion Festival, Lomba Kaligrafi, Pemilihan duta wisata, Basikakeh Roda Basi, Trabas Adventure, Pameran Fotografi, Festival Pecak Silat,  Festival Masakan Tradisional dan masih banyak lagi, event-event yang dilakukan Pemerintah Kota Solok untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Kota Solok.

Perjuangan Kota Solok meningkatkan sektor Pariwisata yang berdampak pada perdagangan, industri kreatif, pertanian, ekonomi kerakyatan ternyata berbuah manis dan mendapat pengakuan, Kota Solok meraih juara 2 sebagai The Most Improved, Peduli Wisata Award. Penghargaan tersebut diraih dengan wisata andalan Sawah Solok. Walikota Solok Zul Elfian mengatakan Kota Solok harus menjadikan sektor Wisata yang bernuansa khas lokal, karena terdapat peluang besar yang memberikan multi efect bagi perekonomian, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.(Red)