Wawako Reinier Buka Porsadin Kota Solok


SOLOKMONITOR.COM, - Wakil Walikota Solok Reinier, membuka kegiatan Pekan Olah Raga dan Seni antar Santri Diniyah Takmiliyah (Porsadin) Kota Solok Tahun 2019 antar MDTA se Kota Solok, bertempat di Masjid Agung Kota Solok, Sabtu (23/2).

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Solok Heppy Dharmawan, perwakilan Kakan Kemenag Kota Solok, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Solok Afrizul, Kepala KUA se Kota Solok, Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se Kota Solok, serta para santri Kota Solok.

Afrizul dalam laporannya menyebutkan, Porsadin Kota Solok Tahun 2019 sudah yang ke empat kalinya digelar. Porsadin Kota Solok pertama kali dilakukan pada Tahun 2013. Adapun peserta kegiatan Porsadin ini terdiri dari para santri di seluruh MDTA yang ada di Kota Solok, dengan jumlah lebih dari 1000 santri.

Afrizul bersyukur dan mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Kota Solok yang telah menganggarkan dana untuk susksenya pelaksanaan Porsadin Kota Solok, bahkan sampai pada Porsadin tingkat Nasional. "Kota Solok satu-satunya daerah melaksanakan porsadin yang difasilitasi penuh oleh pemerintah," ujarnya. Adapun cabang yang dipertandingkan pada Porsadin kali ini ialah 4 cabang olahraga, dan 9 cabang bidang keagamaan.

Sementara itu, Wawako Reinier dalam arahannya mengucapkan selamat bertanding bagi para peserta Porsadin Kota Solok. "Bertandinglah dengan baik dan sportif," ujar Reineir. Selanjutnya, Pemerintah Kota Solok mengaku tidak bisa melakukan pembangunan dari satu sisi saja, program akan sukses jika berjalan komprehensif dengan dukungan seluruh guru dan orang tua. Oleh karena itu, Potensi luar biasa di MDTA harus di kembangkan guna suksesnya Kota Solok kedepannya.

"Kami akui, sangat tinggi dan besar harapan Pemko Solok kepada pendidikan di pesantren dan MDTA. Pendidikan berbasis keagamaan diharapkan dapat menjadi contoh berprilaku baik bagi masyarakat," lanjutnya.

Reinier mengharapkan, pondok pesantren dan MDTA dapat menyeimbangkan perilaku negatif yang banyak terjadi di kalangan muda, agar para generasi muda tidak terjerumus kepada hal yang tidak bermanfaat. "Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh guru MDTA yang telah mendidik anak kita dengan baik, agar nantinya para generasi muda Kota Solok siap menjadi pengganti tampuk pimpinan kita di masa yang akan datang," tutup Reinier.(Red)