Wawako Membuka Seminar Pendidikan Islam


SOLOKMONITOR.COM, - Wakil Walikota Solok Reinier membuka Kegiatan Seminar Pendidikan Islam dengan mengangkat tema Menyikapi perubahan kurikulum pendidikan Islam abad XXI, bertempat di Aula SMP 5,  Kota Solok, Sabtu (16/3). 

Turut hadir, Plt. Kakan Kemenag Kota Solok H.Afrizen, Narasumber yang terdiri dari rektor, dekan dan dosen dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Padang, dan peserta sebanyak 105 orang dari guru PAI SD,SMP,Madrasah,SMA,SMK yang bertugas di Kota Solok dan Kabupaten Solok.

Plt.Kakan Kemenag Kota Solok H.Afrizen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pendidikan Kota Solok. Kegiatan ini diangkat oleh dewan pendidikan Kota Solok yang bekerjasama dengan Kemenag Kota Solok dan UMSB Padang.

Seperti diketahui, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menjalankan tugasnya tidak terlepas dari kantor Kemenag. "Untuk itu, kami dari Kemenag juga ikut bekerjasama agar para guru PAI di abad 21 dipandu oleh dosen-dosen yang ahli melalui seminar ini," sebut Afrizen.

Tentunya diharapkan dengan adanya kegiatan seminar ini, dapat menjadi bekal dalam memberikan pendidikan bagi anak didik nantinya. "Kedepannya, kita akan terus bersinergi mewujudkan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok untuk mewujudkan Kota Solok Kota Beras Serambi Madinah," sebutnya.

Sementara itu, Wawako Reinier mengatakan, peran Guru PAI sangat dibutuhkan guna membentuk akhlak bagi generasi penerus. Apalagi, tantangan kita kedepannya semakin kompleks, semakin banyak hadangan yang akan dihadapi oleh generasi muda kita kedepannya.

Kepada para guru PAI, dengan menjadi pendidik agama, tentu ada tanggung jawab yang lebih besar untuk mengisi rohani anak didik yang merupakan penerus kepemimpinan nantinya. 

"Untuk itu, kepada para guru yang hadir kali ini, galilah ilmu sebanyak mungkin dari narasumber. Manfaatkan momen seminar ini, agar amanah yang ada di pundak guru PAI dapat dipertanggungjawabkan nantinya," ujar Reinier.

Diharapkan, dengan adanya seminar ini,  semangat mengajar guru PAI akan lebih tinggi. "Apabila semangat mengajar sudah tinggi, tentu akan memudahkan kita semua mewujudkan visi dan misi Kota Solok yakni menjadikan Kota Solok kota yang diberkahi Allah Swt," tutupnya.(Red)