Diduga Masalah Hutang Piutang, Perang Mulut Berujung Penusukan


SOLOKMONITOR.COM, - Seorang warga Kota Solok bernama Herman (54) warga Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, meninggal dunia, diduga usai terlibat perkelahian yang berujung pada penusukan, di depan Kampus UMMY Kota Solok, Selasa (2/4). Korban yang terluka parah, dilarikan ke Rumah Sakit Tentara (RST) Kota Solok, untuk mendapatkan perawatan, namun nyawa korban tidak tertolong. Sementara itu pelaku yang diduga melakukan penganiayaan dan penusukan berhasil diamankan petugas sehari kemudian.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan adanya perkelahian, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku terduga penusukan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan mengatakan, anak korban yang mendengar adanya perkelahian yang melibatkan orang tuanya, seketika datang kelokasi, namun yang ditemukan hanya sebilah pisau dan motor yang sering digunakan orang tuanya untuk bekerja sebagai tukang ojek, sementara pelaku telah kabur.

Anak korban kemudian melaporkan kejadian yang merengut nyawa orang tuanya ke Mapolres Solok Kota. Berselang sehari kemudian, jajaran Polres Solok Kota berhasil mengungkap pelaku yang diduga melakukan penganiaayaan yang mengakibatkan meninggalnya Herman (54). Pelaku yang berinisal B (66) merupakan warga Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.

Pelaku ditangkap saat sedang berada di rumah anaknya, di Kawasan Sumur Belimbing, Nagari Salayo. Mengetahui lokasi terduga pelaku, personil gabungan Reskrim Polres Solok Kota melakukan pengamanan terhadap pelaku, sekitar pukul 01.30 dini hari, Rabu (3/4).

Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Solok Kota, untuk menjalani proses lebih lanjut, bersama sejumlah barang bukti, berupa sebilah pisau, satu unit motor, dan sehelai pakaian. Diduga motif pelaku karena korban sering meminjam uang dan jarang mengembalikan, akibatnya berdasarkan keterangan saksi, terjadi perang mulut antara korban dan pelaku.

Perang mulut itu berlanjut, dengan keluarnya sebilah pisau, pelaku mendorong korban kemudian menusuk korban, pelaku kemudian langsung kabur. Korban yang bersimbah darah dan terluka cukup parah, kemudian dilarikan ke RST, namun tidak tertolong. ”Terduga pelaku kini telah kita amankan di Mapolres Solok Kota, untuk menjalani proses lebih lanjut,”kata Kapolres.(Red)

0 Response to "Diduga Masalah Hutang Piutang, Perang Mulut Berujung Penusukan"

Post a Comment